FAKTAAKTUALTV.net || KARAWANG – Program “Dewan Menyapa Berbasis Warga” yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan berbagai layanan publik gratis sekaligus menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
Mengusung konsep yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan, layanan kesehatan, bazar UMKM, hingga hiburan budaya khas Sunda, Sabtu (4/07/2026)

Salah seorang Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari agenda “Dewan Menyapa Berbasis Warga” yang telah direncanakan sejak akhir tahun lalu dan kini memasuki pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar di Karawang Kulon dan Adiarsa.
“Setiap anggota dewan memiliki cara masing-masing dalam mengemas kegiatan ini. Saya memilih menghadirkan pelayanan publik secara langsung agar masyarakat tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga memperoleh manfaat nyata dari kehadiran kami,” ujarnya.
Menurutnya, konsep pelayanan terpadu tersebut terbukti mendapat respons positif dari masyarakat. Pada pelaksanaan di Desa Lemahmulya, layanan administrasi kependudukan menjadi yang paling diminati dengan jumlah pemohon KTP mencapai hampir 800 orang.
Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan layanan kesehatan gratis, pembayaran pajak kendaraan, bazar UMKM, serta servis motor gratis hasil kolaborasi dengan Yamaha dan Honda.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi kegiatan yang paling meriah dibandingkan pelaksanaan sebelumnya,” katanya.
”Wujudkan Perda Kebudayaan”
Tidak hanya menghadirkan pelayanan publik, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pelestarian budaya lokal sebagai implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebudayaan yang telah disahkan DPRD Provinsi Jawa Barat.
Berbagai kesenian tradisional ditampilkan, mulai dari Tari Jaipong hingga pertunjukan Wayang Golek yang seluruh pemain, dalang, dan kru berasal dari Desa Lemahmulya.
“Potensi budaya harus terus kita hidupkan. Ternyata Desa Lemahmulya memiliki banyak seniman berbakat. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa budaya lokal harus diberi ruang untuk terus berkembang,” tuturnya.
Di sisi lain, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga diberi kesempatan memasarkan berbagai produk unggulan mereka. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui promosi produk lokal.
Menutup kegiatan, Anggota DPRD Jawa Barat tersebut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, Pemerintah Desa Lemahmulya, seluruh mitra, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Ia berharap program “Dewan Menyapa Berbasis Warga” dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah di Karawang apabila kondisi anggaran memungkinkan.
“Kami ingin kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan pelayanan publik, menggerakkan UMKM, sekaligus melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.***









