FAKTAAKTUALTV.net – KARAWANG || Pemerintah Desa Purwamekar, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, tetap berkomitmen melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana pertanian meskipun alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 mengalami pemangkasan hingga sekitar 70 persen dari pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Purwamekar, Hj. Emih Fitria, usai menghadiri Rapat Minggon yang digelar di Aula Desa Purwamekar, Rabu (1/7/2026).

Menurut Hj. Emih Fitria, keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa harus menyusun skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Untuk kegiatan fisik, anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp30 juta sehingga pelaksanaannya dilakukan melalui program padat karya dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Anggaran Dana Desa tahun ini mengalami penurunan yang cukup besar. Oleh karena itu, kegiatan fisik difokuskan melalui program padat karya, seperti pembersihan saluran sekunder dan tersier agar aliran air ke areal persawahan tetap lancar,” ujar Hj. Emih Fitria.
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat
Ia menambahkan, meskipun anggaran terbatas, Pemerintah Desa Purwamekar tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan lingkungan, serta mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian warga.
Program padat karya tersebut melibatkan ketua RT, ketua RW, dan masyarakat setempat dalam kegiatan pembersihan saluran irigasi. Selain menjaga fungsi saluran air, program ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi warga yang terlibat.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Purwamekar, Dadi, mengapresiasi langkah pemerintah desa yang tetap mengutamakan pembangunan meski di tengah keterbatasan anggaran.
Dua Oknum Polisi di Riau Dicopot usai Marahi Korban Pemerkosaan
Menurutnya, kegiatan padat karya memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para petani. Pembersihan saluran irigasi serta pembangunan jalan setapak menuju areal persawahan dinilai sangat membantu kelancaran aktivitas pertanian.
“Kami berharap program ini terus berjalan karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Dengan saluran irigasi yang bersih dan akses jalan ke sawah yang lebih baik, hasil pertanian diharapkan semakin meningkat,” kata Dadi.
Pemerintah Desa Purwamekar berharap sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga pembangunan yang menjadi kebutuhan warga tetap dapat dilaksanakan meski menghadapi keterbatasan anggaran.









