KARAWANG — FAKTAAKTUALTV.net – 3-10-2026- Dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak di lingkungan NSS menjadi sorotan. Persoalan tersebut mencuat setelah seorang pekerja bernama Leonard Parluhutan Sihombing, NIP 2670605, yang menjabat sebagai Credit Marketing Officer, disebut tidak dapat melakukan absensi sejak 29 September 2026.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status hubungan kerja Leonard serta alasan dirinya tidak lagi dapat melakukan absensi seperti sebelumnya.

Informasi yang diterima menyebutkan, hingga 3 Oktober 2026, persoalan tersebut masih belum memperoleh penjelasan resmi yang diketahui dari pihak perusahaan. Karena itu, diperlukan klarifikasi dari manajemen NSS untuk memastikan penyebab dan status sebenarnya.
Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Jenderal Pemuda Pancasila (PP) PAC Telukjambe Timur, Senu S.Kom, meminta agar hak-hak pekerja menjadi perhatian dan persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka serta sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan.
«“Kami meminta persoalan ini diklarifikasi secara resmi. Jangan sampai pekerja berada dalam ketidakjelasan mengenai status pekerjaannya. Kalau memang ada keputusan terkait hubungan kerja, tentu harus disampaikan dengan mekanisme yang jelas dan sesuai aturan,” ujar Senu.»
Menurut Senu, komunikasi antara pekerja dan perusahaan penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia juga meminta agar setiap keputusan yang berkaitan dengan hubungan kerja memperhatikan hak pekerja dan prosedur yang berlaku.
“Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak. Kami hanya meminta adanya kejelasan dan penyelesaian yang sesuai ketentuan. Hak pekerja harus diperhatikan,” tegasnya.
Dugaan persoalan tersebut kini menjadi perhatian karena absensi merupakan bagian dari administrasi kehadiran pekerja. Tidak dapatnya seorang pekerja melakukan absensi perlu mendapatkan penjelasan, terutama apabila kondisi tersebut berkaitan dengan status hubungan kerja.
Leonard Parluhutan Sihombing, yang tercatat sebagai Credit Marketing Officer dengan NIP 2670605, diharapkan memperoleh kejelasan mengenai status dan hak-haknya dari pihak perusahaan.
Sementara itu, pihak NSS belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab Leonard tidak dapat melakukan absensi sejak 29 September 2026 maupun apakah kondisi tersebut berkaitan dengan keputusan PHK atau persoalan administratif lainnya.
Konfirmasi dari pihak NSS diperlukan agar informasi mengenai dugaan PHK tersebut dapat disajikan secara berimbang dan tidak menimbulkan kesimpulan sebelum adanya penjelasan resmi.
FAKTA AKTUAL TV NET akan terus memantau perkembangan persoalan ini, termasuk apabila pihak NSS memberikan klarifikasi maupun penjelasan terkait status pekerja yang bersangkutan.
(Muhamad.mukhtar)









